Konfigurasi Dasar Mikrotik dengan Modem Indihome

Kali ini ragilt.net akan berbagi tutorial cara Konfigurasi Dasar Mikrotik Dengan Modem Indihome. Penyebutan modem disini dimaksudkan untuk mempermudah pemahaman bagi kita, karena kebanyakan masih menyebut ONT Indihome ini dengan sebutan Modem. Dengan semakin mudah akses dan murahnya tarif internet saat ini, tentunya masalah quota bandwidth sudah tidak begitu menjadi masalah. Tetapi ketika kita berurusan dengan internet yang dipakai bersama-sama, baik di kantor dan atau kost-kostan yang menyediakan wifi tentunya kita memerlukan peralatan router dan bandwidth limiter. Kenapa memilih Mikrotik? ada cukup banyak alasan yang menjadikan mikrotik menjadi pilihan bagi network administrator,ISP ataupun penyedia Wifi hotspot. Salah satu diantaranya adalah kemudahan setup, harga yang relatif murah, dan performa yang sangat baik. Pada tulisan ini, kami menggunakan Ont/Modem Huawei HG8245H dan Mikrotik RB750Gr3.  Pembahasan kali ini menyakup setup dasar mikrotik dengan menjalankan fungsi NAT,DHCP Server dan Bandwidth Manajement (simple queue). Penggunaaan mikrotik sebagai Hotspot,VPN Server,Sharing STB Indihome dengan Mikrotik,Proxy Server dan Radius akan dibahas pada tulisan lanjutan.

Konfigurasi Dasar Mikrotik Dengan Modem Indihome

Pada pembahasan kali ini berikut adalah topologi yang digunakan.

Hubungkan semua perangkat seperti topologi diatas, dan buka winbox untuk memulai konfigurasi Mikrotik.

Konfigurasi Mikrotik

Buka winbox login dengan menggunakan mac-address seperti contoh berikut:

Pada Contoh kali ini, mikrotik masih dalam keadaan bawaan pabrik (reset) belum ada settingan. Maka setelah login pilih remove configuration agar semua konfigurasi di hapus.

Setting IP address ether1 menjadi 192.168.100.2 dengan pilih IP–>Addresses

Setting IP Address ether 2 menjadi 192.168.0.1/24 seperti diatas.

Pilih IP–>Route–>klik + dan tambahkan 192.168.100.1 (ip modem) sebagai default route untuk semua network

Tambahkan DNS dengan memilih IP–>DNS (menggunakan DNS public Google 8.8.8.8) dan centang Allow Remote Request

Aktifkan NAT (Network Address Translation) dengan memilih IP–>Firewall–>NAT

PC Client

Setelah selesai setting di sisi router mikrotik, agar client komputer bisa konek ke internet bisa menggunakan setting berikut:

Setting IP Manual

Setting IP Automatis (DHCP Client)

Agar client tidak perlu melakukan konfigurasi IP secara manual, kita perlu mengaktifkan DHCP Server di mikrotik.

Pilih IP–>DHCP Server–>DHCP Setup

Pilih ethernet yang akan diaktifkan sebagai DHCP Server: dalam hal ini adalah ether2

Windows Client:

Aktifkan DHCP Client dengan mengaktifkan opsi obtain an ip address automatically

Pastikan semua client telah mendapatkan ip address dari DHCP server mikrotik dengan perintah ipconfig di windows

Lakukan test koneksi dengan melakukan ping ke google dari PC Client

Video Konfigurasi Dasar Mikrotik Dengan Modem Indihome

 

 

Translate »