Tutorial PHP: Variable dalam PHP

Tutorial PHP: Variable dalam PHP
Tutorial PHP: Variable dalam PHP

Variable bisa diartikan sebagai wadah atau tempat menyimpan informasi, didalam PHP penulisan variable diawali dengan tanda $ diikuti dengan nama variable, penulisan variable dalam PHP bersifat case sensitif ( perbedaan huruf besar dan huruf kecil) dalam tulisan Tutorial PHP: Variable dalam PHP kali ini, kita akan membahas variable dalam PHP disertai dengan contoh penerapan di dalam script.

Aturan Variable dalam PHP

  • Variable diawali dengan tanda ($), diikuti dengan nama dari variable.
  • Nama variable harus diawali dengan huruf atau underscore.
  • Nama variable tidak boleh diawali dengan angka.
  • Nama variable hanya boleh berisi alpha numeric characters dan underscore (A-z,0-9 dan _).
  • Nama variable case-sensitif (huruf besar dan huruf kecil dibedakan).

Membuat Variable dalam PHP

Pada contoh script diatas, variable $text akan berisi Selamat belajar PHP!, variable $x berisi 10 dan variable $y berisi 5. Berbeda dengan bahasa pemrograman lain, di dalam php kita tidak perlu mendefinisikan/ mendeclarasikan variable. Ketika mengisi variable dengan text, tambahkan quote ” diantara isi variable nya.

Variable Output

Untuk menampilkan output dalam php kita bisa menggunakan statement echo, berikut adalah beberapa contoh penggunaan statement echo.

hasil  yang sama juga bisa dihasilkan dari contoh berikut

Pada contoh berikut akan dihasilkan operasi penjumlahan dari 2 variable:

Pada beberapa contoh diatas, kita tidak perlu mendefinisikan type data pada variable didalam php, secara otomatis variable akan diconvert sesuai type datanya  berdasarkan isi dari variablenya.

Variable Scope

Variable dalam script php bisa ditulis dimana saja, dalam penggunaannya variable dalam php dibagi menjadi 3 scope:

  • local
  • global
  • static

Global dan Local Scope

variable yang dideklarasikan diluar function memiliki scope global dan hanya bisa diakses diluar functionya:

Global Scope
Global Scope

Sedangkan variable yang dideklarasikan didalam sebuah function memiliki Local Scope dan hanya bisa diakses didalam function tersebut.

Local Scope
Local Scope

Global Keyword

Global keyword digunakan untuk mengakses global variable melalui function, untuk menggunakannya, kita gunakan global keyword sebelum variable.

Static Keyword

Biasanya, ketika sebuah fungsi selesai di eksekusi, keseluruhan variable akan dihapus, pada beberapa kesempatan variable tersebut dibutuhkan untuk eksekusi lain. Untuk melakukannya kita bisa menggunakan static keyword, ketika pertama kali mendeklarasikan sebuah variable.

 

One thought on “Tutorial PHP: Variable dalam PHP

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »

Welcome to ragilt.net!

If you like this site please help and make click on any of these buttons!