Komisi Eropa ke Facebook cs: Blokir Hate Speech!

Foto: GettyImages
Foto: GettyImages

Jakarta – Meningkatnya postingan bernada kebencian atau hate-speech di dunia maya mendapat perhatian serius dari komisi Eropa. Konsorsium negara-negara Eropa itu meminta sejumlah media sosial untuk segera melakukan pemblokiran.

Pada bulan Mei lalu, sejumlah perusahaan teknologi sekaligus media sosial menjalin kerjasama untuk berperang melawan hate-speech yang mulai banyak beredar di dunia maya. Tercatat ada Facebook, Twitter, Google, YouTube, dan Microsoft yang ambil bagian dalam perjanjian yang diminta oleh komisi Eropa itu.

Isi perjanjiannya, kelima perusahaan diminta untuk menghapus konten apapun dari platformnya yang mengandung unsur hate-speech, demikian seperti dilansir Reuters.

Beberapa bulan berlalu, komisi Eropa kembali mempertanyakan komitmen kelima perusahaan itu. Menurut mereka, perusahaan-perusahaan tersebut tidak menjalankan perjanjian seperti yang seharusnya.

“Dalam praktiknya, perusahaan-perusahaan tersebut butuh waktu lebih lama dan belum mencapai tujuan ini. Mereka hanya menanggapi 40% dari kasus (hate-speech),” kata Komisi Eropa.

Tak ingin berlarut-larut, Komisi Eropa pun merasa perlu mengambil tindakan. Seperti detikINET kutip dari Gizmodo, Senin (5/12/2016), sebuah aturan tengah disiapkan untuk memaksa perusahaan internet agar menghilangkan konten hate speech dari platformnya.

“Jika Facebook, YouTube, Twitter dan Microsoft ingin meyakinkan saya dan para menteri bahwa pendekatan non-legislatif dapat bekerja, mereka harus bertindak cepat dan melakukan upaya yang kuat dalam beberapa bulan mendatang,” ujar Vera Jourova, European Commissioner for Justice, Consumers & Gender Equality.

Meski begitu bukan berarti kelima raksasa internet itu diam saja. Kelima perusahaan sejatinya memenuhi perjanjian dengan komisi Eropa perihal hate-speech. Namun seperti dijelaskan di atas, baru sekitar 40% konten hate speech yang bisa ditangani.

YouTube disebut menjadi penyedia konten yang paling aktif mencegah hate speech, sementara di posisi paling akhir diisi oleh Twitter. (yud/fyk)

Yudhianto – detikinet

One thought on “Komisi Eropa ke Facebook cs: Blokir Hate Speech!

  • December 8, 2016 at 4:03 pm
    Permalink

    harus lebih bijak dalam menggunakan social media.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Translate ยป