Ribetnya Kloning Windows 7

Berbeda dengan Windows XP, Windows 7 dan generasi penerusnya lumayan ribet, selain tampilannya yang kurang familiar (sudah tua kali ya.. 🙂 alias membingungkan. Windows 7 memiliki perlakukan yang berbeda jika kita akan melakukan cloning harddisk. Pada windows xp khususnya ketika kita melakukan cloning partition / hardisk tinggal boot diganti ke harddisk yang baru, windows sudah langsung ok.

 

disk managementUntuk windows 7, kita perlu seting dengan command berikut di setelah proses cloning dengan windows 7 yang masih running  sbb:

bcdboot x:\windows /s z: -> ( x:\windows adalah path windows 7) dan z: destination nya.

Jangan lupa set aktif di partisi hasil cloningan di mycomputer –> manage–> disk management

Kemudian restart dan boot ke hardisk hasil hasil kloningan, dan akhirnya muncul logo windows,dan taadaaa.. Windows blank hanya ada tulisan windows not genuine tanpa menu atau taskbar apapun 🙁

Hal ini terjadi karena default path windows yang terdeteksi bukan lah C:\  pada windows hasil cloningan yang hanya muncul blank windows dengan tulisan windows not genuine.

Ctrl+Shift+Esc

Pilih file New task –> cmd

cek partisi windows yang aktif pastinya bukan c:\user melainkan x:\user kemudian pilih new task kembali dan ketik regedit

DosDevicesBackup terlebih dahulu registry nya. dan silakan ubah :

HKEY_LOCAL_MACHINE-SYSTEM-MountedDevices

Pilih value \DosDevices\C: dan rename C: menjadi huruf lain misalnya M: –> \DosDevices\M:

dan berikutnya pilih \DosDevices\X: yang merupakan drive hasil kloning windows 7 dan rename X: menjadi C: –> \DosDevices\C:

Restart PC dan Windows 7 hasil kloningan akhirnya bisa running Normal.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Translate »